Mencapai Kebahagiaan di Tempat Kerja

by: Hildegardis Sekar

Pernahkah anda terbangun setiap pagi dengan perasaan malas ke kantor? Atau tidur anda tidak nyenyak semalam karena bermimpi buruk tentang pekerjaan? Bahkan, saat harus pergi ke tempat kerja, dalam hati anda mengomel, “Duh, harus ya?” Dan sesampainya di tempat kerja, anda seakan ingin menghindari semua orang karena bosan harus bertemu dengan rekan yang itu-itu saja setiap hari?

Apabila hampir semua jawaban dari pertanyaan tersebut adalah “ya”, berarti sekarang saatnya koreksi diri. Kemungkinan anda telah kehilangan sebagian besar energi positif di tempat kerja. Tapi benarkah kondisi lingkungan kerja yang buruk, atau diri anda sendiri yang membuat persepsi negatif tentang pekerjaan? Lalu bagaimana Anda bisa mencapai kebahagiaan di tempat kerja apabila setiap hari anda dihadapkan pada situasi yang sama.

Nah, untuk memperbaiki kehidupan kerja anda, coba praktekkan hal-hal ini.

1. Sadari Anda memiliki kontrol diri

Ingat, anda tidak bisa mengontrol apa yang ada di luar diri anda. Anda tidak akan bisa mengontrol situasi kerja, obrolan rekan kerja, kata-kata yang dikeluarkan rekan kerja, maupun gaya kerja orang lain. Tetapi di sisi lain, anda bisa mengontrol diri anda sendiri. Anda bisa mengendalikan mana obrolan yang perlu didengar atau tidak, mood anda di hari itu, mana pekerjaan yang prioritas dan tidak, sikap anda agar dihargai di tempat kerja, dan gaya kerja anda yang maksimal. So, take control on yourself responsibly, dan orang lain pun akan menghormati anda.

2. Berterimakasihlah

Saat anda mulai merasa bosan dan sedih mengenai pekerjaan anda, berpikirlah ulang! Bayangkan, berapa juta orang di luar sana yang tidak memiliki pekerjaan, tempat berlindung, atau pakaian yang layak? Bandingkan betapa beruntungnya diri anda. Dengan pekerjaan yang ada, anda bisa mencukupi kebutuhan diri sendiri, memiliki tempat berlindung yang layak, dan memiliki kapasitas serta kepercayaan untuk mengerjakan sesuatu. Berterimakasihlah, maka anda akan lebih bisa menghargai hidup.

3. Tidak perlu membesar-besarkan masalah kecil

Anda digosipkan oleh rekan kerja, ditegur atasan, atau mengalami kecelakaan kecil saat berangkat kerja? Hei, lupakan. Tidak perlu diingat-ingat dan disimpan dalam hati terus. Jangan mematahkan semangat anda sendiri dengan terus memikirkan perkataan orang lain. Ada hal yang lebih penting, yaitu kesejahteraan emosi anda dan melepaskan diri dari masalah tanpa efek negatif. Lupakan masalah-masalah kecil. Lebih baik fokus pada pekerjaan anda dan melakukan yang terbaik. Tentu saja anda bisa melakukan hal ini!

Selamat belajar hidup bahagia dari hari ke hari

sumber : http://www.swakarir.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s